TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Gaya Hidup

8 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Mencuci Muka

08/07/2020 - 04:44 | Views: 81.84k
ILUSTRASI - Mencuci muka. (FOTO: ShopBack)

TIMESMALANG, JAKARTA – Meski termasuk kegiatan sederhana, mencuci muka ternyata memiliki banyak manfaat. Namun, walau terbilang mudah dilakukan, ternyata masih banyak yang salah melakukannya. Jika dilakukan terus menerus, mencuci muka secara sembarangan dapat berpotensi merusak kulit wajah dan mengakibatkan munculnya jerawat.

Lalu, apakah cara mencuci muka Anda sudah benar? Berikut ini 8 kesalahan yang paling umum dilakukan saat mencuci muka, dilansir dari Hello Sehat

1. Sembarangan pilih produk

Jangan asal pilih pembersih muka hanya dengan alasan rekomendasi teman atau tergoda iklan di televisi. Kenali jenis kulit wajah Anda dan apa masalah utama yang Anda hadapi, supaya Anda tahu produk pembersih seperti apa yang tepat untuk Anda.

2. Terlalu sering mencuci muka

Cuci muka berkali-kali dapat membuat wajah menjadi lebih bersih? Salah. Semakin sering Anda mencuci muka justru akan membuat kulit iritasi dan merangsang produksi minyak berlebih (sebum). Batasi ritual cuci muka cukup 2 kali sehari, pagi dan malam hari. Jika Anda hanya beraktivitas dalam ruangan, tidak memakai makeup, dan tidak berkeringat terlalu banyak, cukup bilas muka dengan air hangat di malam hari.

3. Mencuci muka dengan air panas

Basuh muka dengan air panas untuk membuka pori-pori, kemudian bilas dengan air dingin. Mungkin Anda sering mendengar “petuah” ini, atau justru rutin melakukannya? Sebenarnya, pori-pori tidak memiliki otot untuk membuka dan menutup. Air panas justru akan membuat kulit kering dan iritasi. Tinggalkan kebiasaan ini dan ganti air panas dengan air hangat untuk membersihkan wajah.

4. Terlalu sering exfoliasi

Ketika kulit wajah Anda sedang bermasalah, rasanya wajar untuk “menyerang balik” dengan sederet perawatan kulit agar wajah kembali mulus dan cerah. Salah satunya dengan exfoliasi atau pengelupasan kulit. Exfoliasi memang perlu dilakukan secara teratur sekitar 1 sampai 3 kali seminggu. Tapi ingat, jangan berlebihan. Sembarangan menggosok scrub atau exfoliant dapat menyebabkan kulit kering, iritasi, peradangan, dan bahkan infeksi.

5. Membilas terburu-buru

Sama halnya dengan mandi kilat yang tidak membuat Anda merasa bersih dan segar, terlalu terburu-buru mencuci muka juga tidak efektif dalam menyingkirkan kotoran dan minyak. Untuk mendapatkan kulit wajah yang selalu terlihat prima, luangkan waktu setidaknya dua menit untuk mencuci muka. Konsentrasikan pijatan di daerah sekitar hidung dan dahi yang cenderung berminyak.

6. Kebiasaan menggosok

Apapun jenis kulit Anda, penting untuk berhati-hati ketika mengaplikasikan pembersih, masker, atau exfoliant. Jangan menggosok pembersih terlalu kencang sehingga kulit tertarik. Jangan pula menggosokkan handuk ke wajah saat mengeringkan muka. Kedua hal ini akan mengancam elastisitas kulit wajah. Biarkan wajah mengering dengan sendirinya atau tepuk-tepuk muka dengan handuk bersih.

7. Menggunakan pelembap saat kulit sudah telanjur kering

Langkah terakhir ini mungkin salah satu tahap yang paling penting dalam rutinitas perawatan wajah. Moisturizer alias pelembap akan menyegel kelembapan alami kulit Anda dan bertindak sebagai penghalang terhadap racun, radikal bebas, dan partikel asing yang berbahaya bagi kulit. Oleskan pelembap segera setelah cuci muka saat wajah masih terasa lembap, dan pijat wajah dengan lembut. Selalu pijat dalam gerakan ke atas untuk menghindari kulit tertarik.

8. Melewatkan face oil

Banyak yang menganggap bahwa minyak adalah musuh utama untuk si kulit berminyak. Ahli kecantikan dan dermatologis mengatakan sebaliknya. Minyak sangat bersahabat bagi semua jenis kulit, karena pada dasarnya, minyak akan larut jika bertemu dengan sesama minyak. Minyak akan memecah kotoran dan bakteri penyebab jerawat yang menempel di kulit. Minyak juga membantu menjaga kelembapan kulit, sehingga menyeimbangkan kadar pH kulit wajah. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Indonesia
Copyright © 2020 TIMES Malang
Top

search Search