TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Lebaran Ketupat, Penjual Anyaman Ketupat di Lamongan Naikkan Harga

11/06/2019 - 17:33 | Views: 12.60k
Pembeli memilah janur yang dijual Siti Nur Khomariah di Pasar Sidoharjo Lamongan, Selasa (11/6/2019). (FOTO: MFA Rohmatillah/TIMES Indonesia)

TIMESMALANG, LAMONGAN – Momen Lebaran Ketupat atau yang biasa disebut Kupatan membawa berkah bagi penjual janur dan anyaman ketupat di Lamongan. Mereka benar-benar memanfaatkan momen ini untuk meraup keuntungan.

Banyaknya masyarakat yang lebih memilih membeli anyaman ketupat daripada membeli janur membuat para pedagang menaikkan harga jual anyaman ketupat.

"Sekarang satu ikat harganya Rp 12.000 isi 10 buah anyaman ketupat, sebelumnya Rp 10.000 satu ikat," kata Siti Nur Khomariah, pedagang janur dan anyaman ketupat di Pasar Sidoharjo Lamongan, Selasa (11/6/2019).

Menurut Siti, masyarakat lebih memilih untuk membeli anyaman ketupat karena dinilai lebih praktis ketimbang menganyamnya sendiri. Apalagi saat ini tidak semua orang bisa menganyam janur menjadi ketupat.

"Kemarin sama hari ini banyak yang beli anyaman ketupat, mungkin tidak sempat menganyam, kan waktunya sudah mepet juga," ujarnya.

Lebih lanjut Siti menjelaskan, meski harga anyaman ketupat naik, namun harga janur justru turun. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir kerugian yang dialami jika janur tidak semuanya habis terjual.

"Kamarin satu ikat Rp 30.000 isi 30 helai janur, sekarang Rp 20.000. Karena banyak yang jualan janur juga, sedangkan pembelinya sedikit," ucap wanita asal Kalitidu, Bojonegoro ini.

Pada Lebaran Ketupat kali ini, Siti mendatangkan aekitar 450 ikat janur dari wilayah Lumajang untuk dijual di Lamongan. "Modalnya sekitar Rp 8 juta, tapi ini masih sisa banyak," ujarnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : MFA Rohmatillah
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur
Copyright © 2019 TIMES Malang
Top

search Search