TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Penyelesaian 481 Huntara di Dua Kecamatan di Pandeglang Dikebut

22/03/2019 - 05:13 | Views: 28.02k
ILUSTRASI: Huntara. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESMALANG, PANDEGLANG – Hunian sementara (Huntara) korban tsunami Selat Sunda, yang menjadi tanggungjawab Pemkab Pandeglang sebanyak 481 unit, hingga kini belum selesai. Padahal, masa pemulihan tinggal tersisa 15 hari lagi.

Lokasi huntara yang belum diselesaikan itu yakni, di Desa Cibenda Kecamatan Carita, sebanyak 37 unit, belum dipasang Kwh, dan di Desa Citanggok Kecamatan Labuan, sebanyak 63 unit, belum dapat diselesaikan fasilitasnya.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Pandeglang, Syarif Hidayat menyatakan, akibatnya kini pembangunan huntara belum bisa beralih ke Kecamatan Panimbang dan Sukaresmi.

“Kami masih harus menyelesaikan pembangunan huntara di Kecamatan Carita dan Labuan,” kata Syarif, Kamis (21/3/2019).

Katanya, untuk bangunan huntara di Desa Cibenda Kecamatan Carita, sebanyak 37 unit sudah selesai semua. Tinggal pemasangan Kwh saja. Sedangkan, di Desa Citanggok Kecamatan Labuan, dari rencana yang harus dibangun sebanyak 284 unit, sudah 63 unit sedang dikerjakan dengan progres 70 persen.

“Sebelum 1 April, kami targetkan selesai semuanya,” tandasnya.

Menurutnya, tak ada kendala signifikan dalam penyelesaian pembangunan huntara itu. Hanya kendala teknis, seperti cuaca dan lainnya.

“Per 1 unit huntara, disiapkan anggaran sebesar Rp 14 juta. Untuk fasilitas yang ada di huntara, seperti musola, air bersih dan jalan lingkungan. Jadi, total anggarannya sekitar Rp 1,4 Miliar,” ujarnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pandeglang, Ramadani menyatakan, sudah membahas persoalan itu. Bahkan dalam rapat dengan semua pihak, sudah ditekankan ke DPKPP agar bisa menyelesaikannya sebelum 5 April nanti.

“Sudah terlalu lama korban bertahan di pengungsian. Makanya, kami ingin dipercepat sebelum 5 April. Supaya pengungsi bisa bergeser ke Huntara,” pungkasnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Irfan Sajid (MG-84)
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rochmat Shobirin
Copyright © 2019 TIMES Malang
Top

search Search