TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Dra Hj Dewanti Tanam 2600 Pohon Pemecah Angin

21/01/2020 - 18:47 | Views: 3.11k
Dra Hj Dewanti Rumpoko M.Si saat menanam bibit pohon pemecah angin di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji Kota Batu. (FOTO: Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia) 

TIMESMALANG, BATU – Wali Kota Batu, Dra Hj Dewanti Rumpoko M.Si bersama-sama dengan masyarakat menanam 2600 bibit pohon pemecah angin di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Selasa (21/1/2020). 

Bibit pohon jenis Cemara Udang dan Cemara Angin ini ditanam di seluruh sudut desa paling Utara dari Kota Batu, khususnya kawasan terparah yang menjadi korban dalam bencana angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu. 

Keberadaan pohon ini diharapkan bisa membentengi desa yang beberapa waktu lalu porak poranda diterpa angin kencang.

bibit-pohon-pemecah-angin.jpg

Mengawali penanaman ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pertanian dan warga masyarakat menggelar penanaman pohon di Lapangan Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Batu, Dra Hj Dewanti Rumpoko M.Si, Wakil Wali Kota Batu, Ir Punjul Santoso SH MM, Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, Dandim 0818 Letkol Inf Ferry Muzawad, Pabung Kodim 0818 Batu, Mayor Arm Choirur Effendi dan Wakapolres Batu, Kompol Zein Mawardi AMd. 

Bersama-sama Forkopimda menanam pohon ini, setelah sebelumnya dihadapan Wali Kota Batu, Dra Hj Dewanti Rumpoko M.Si, Kepala Desa Sumberbrantas, Juadi bersama-sama tokoh masyarakat, Sekretaris Camat, Bambang Hari Suliyan S.STP, Kapolsek Bumiaji, AKP Nyoto Gelar dan Danramil Bumiaji, Kapten Inf Sujiono membacakan Komitmen Bersama. 

Isi komitmen bersama adalah semangat menanam pohon mencegah bencana. "Kami yang bertanda tangan dibawah ini menyatakan berkomitmen dengan bersungguh sungguh untuk melestarikan lingkungan dengan menanam pohon, merawat pohon, tidak merusak serta memotong pohon untuk masa depan anak cucu kita," ujar Juadi membacakan komitmen dihadapan seluruh undangan.

bibit-pohon-pemecah-angin-a.jpg

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Arif As Sidiq mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara dinas yang dipimpinnya dengan Dinas Pertanian dan warga. 

"Kegiatan ini bertemakan menanam pohon mencegah bencana, kegiatan ini merupakan gagasan Ibu Wali Kota yang disampaikan awal bulan Januari 2020," ujar Arif. 

Penanaman ini dilakukan bersamaan dengan datangnya musim penghujan. Pohon yang ditanam adalah pohon pemecah angin. 

Desa Sumberbrantas ini memiliki potensi yang luar biasa. Desa Sumberbrantas merupakan titik 0 dari air yang mengaliri Sungai Brantas seluruh Jawa Timur. 

Desa ini juga memiliki potensi pertanian yang luar biasa seperti penghasil kentang dan paprika kualitas nomor satu. 

Di tempat terpisah, Dra Hj Dewanti mengatakan bahwa memang sudah sering terjadi bencana alam angin kencang, namun tahun 2019 lalu bencana angin kencang begitu parah. 

"Saya mohon sesepuh, tokoh agama selalu mengingatkan menjaga kelestarian di lingkungan tempat tinggal masing-masing," ujar Dra Hj Dewanti.

Ia yakin ketika dilakukan ikhtiar memperbaiki lingkungan dengan menanam pohon dan menjaga kebersihan, Insya Allah, kata Dra Hj Dewanti bencana alam tidak terjadi. 

Selain berdoa, Pemkot Batu berusaha untuk terus menjaga lingkungan. Tapi jika hanya dilakukan pemerintah saja tanpa didukung masyarakat hal ini tidak bisa dilakukan. "Insya Allah masyarakat sudah paham dan sadar melakukannya," ujarnya. 

Penanaman yang dilakukan saat ini hanya awal, nanti secara bertahap akan ditanam 2600 pohon pemecah angin dan penangkap air. 

Tidak hanya menghijaukan kawasan permukiman, kawasan pertanian juga akan dihijaukan. Di samping itu akan dilakukan revitalisasi lahan pertanian yang tanahnya banyak diterbangkan angin. 

"Kita akan berikan tambahan pupuk agar kawasan pertanian tetap subur," kata Dra Hj Dewanti usai menanam 2600 pohon pemecah angin di Desa Sumberbrantas. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Muhammad Dhani Rahman
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur
Copyright © 2020 TIMES Malang
Top

search Search